Selamat Datang di Taman Biografi Ulama dan Habaib. Barakallahu Lana wa Lakum

Selamat Datang di Taman Biografi Ulama dan Habaib. Barakallahu Lana wa Lakum

Senin, 10 Desember 2012

Syekh Rahmatillah Batang



Syekh Rahmatillah



Beliau adalah Bupati pertama kota Batang, nama aslinya Akhmad Husen Rahmatillah, beliau adalah keturunan dari trah Sunan Sendang Duwur yang berada di daerah Sendang-lamongan Jatim dan terus sampai pada Sunan Ampel (Syekh Rahmat) Surabaya dan sampai pada Rosululloh SAW. untuk mengetahui persis silsilah beliau silakan simak di dalam tausiyah Habib Lutfi
Sebelum diadakan acara khoul masyarakat sekitar menamakan makam Raden Bagus Rahmat atau dikenal dengan Kyai Sedorawuh. dinamakan Kyai Sedorawuh karena pada saat beliau meninggal sedang dalam posisi sujud melaksanakan sholat malam (sedo=meninggal, rawuh=menghadap Ilahi Robby) dimana pada saat itu beliau sedang pulang ke batang setelah punya hajat menikahkan putranya dengan Bupati Kendal.
Putra pertama bernama Muhammad idris dengan sebutan condro Negoro 4 karena menjadi menantunya bupati Kudus.Raden Muhammad Idris punya putra namanya Raden Ali Sundoro,  Raden Sundoro punya putri yang menjadi neneknya Habib Lutfi bernama Raden ayu kuniyati punya anak yang menjadi bapaknya Habib Lutfi
Syekh Rahmatillah pada saat menjadi Bupati Batang juga mengangkat saudara-saudara beliau dari keturunan sunan Sendang Duwur diantaranya yang dijadikan Takmir masjid Agung Batang yaitu dikenal dengan Mbah Masjid (Pangeran Alit) dan Syekh Tolabuddin yang disemayamkan di daerah Jl yos Sudarso Pekuncen Batang. 

Silsilah Syekh Rahmatillah:

1.      Beliau putra dari Raden Jayeng Rono Bupati Wiroto ke 2 bernama : MUHAMMAD – 
2.      Putra Raden Qosim (Jayeng Rono ke 1)
3.      putra Raden Husen (among Negoro bupati pasuruan yang dimakamkan diPekalongan)
4.      Putra Aryo Bukuh 
5.      Putra Aryo Hadiningrat (Bupati sedayu ke 2)
6.      Putra Aryo Hadiningrat ( Bupati sedayu ke 1)
7.      Putra Aryo Adipati gampang (Sayyid Abdul Qodir)
8.      Putra Panembahan Nur Rohmat sunan sendang Duwur (sedayu Gresik)
9.      Putra Sayyid Abdullah (Sunan gresik)
10.  Putra Sayyid Ali Almurtadlo (Sunan Mbedilan)
11.  Putra Sayyid Ibrohim Asmoroqondi
12.  Putra Syekh Jumadil Kubro


Batang adalah kota tertua menurut versi Babat Tanah Jawa

diceritakan oleh Habib Lutfi bahwa negara Indonesia walinya sangat banyak dan menjadi negara wali urutan ke 2 setelah negara Hadhromaut. negara Hadhromaut peringkat ke 1 sebagai negara wali terbanyak.
Menurut cerita Babat Tanah Jawa, kota tertua ada tiga yaitu Roban (Batang-Pekalongan) Jepara dan Gresik. Oleh karena itu di Batang banyak sekali makam-makam tua, di kota Batang sendiri hampir ada 9 lebih makam syekh (kyai).
1.      Syekh Rahmatillah dan disekelilingnya (Pusponegoro - konon kata sang penjaga makam bila ada burung hinggap di atas makam ki pusponegoro maka burung itu jatuh ke tanah, dan ada ular besar yang menjaganya) - Makam Pasekaran
2.      Syekh Surgi Jatikusumo – Pasekaran
3.      Syekh Samsudin - Junggrangan kademangan
4.      Kyai Singokerti - Singokerten Kauman
5.      Pangeran Kadilangu – Kadilangu
6.      Kyai Atas Angin – Kasepuhan
7.      Mbah Wali Kebanyon – Kasepuhan
8.      Kyai Kendil Wesi – Sambong
9.      Syekh Maulana Maghribi - Ujung Negoro

Belum lagi yang berada di Wonobodro banyak sekali dan wali-wali kecil yang tidak terkenal. Seperti di daerah kampung pandean jl. Re Martadinata Batang yang letak Makamnya tidak diketahui. dll

 hasil rekaman dari Kang Shiva Trydi. Haul Syeikh Rahmatillah.

http://www.youtube.com/watch?v=4UrFgDexers

1 komentar:

  1. saya tidak setuju dengan istilah wali kecil dan tidak terkenal, karna mu'dzamu hilyatu auliya' ghoribun fil ardli wa masyhurun fis sama'

    BalasHapus